Minggu, 25 Mei 2014

hard decision,.. n i have decided

udah lama yaaa...
gak corat coret disini...
sibuk sie ya,.. padahal mualesssnyaaa kebangetan.. :D
hari ini aq mau share tentang salah satu keputusan besar dalam hidup aq,
yes it's... i have resigned from my 13'th routinity work.
n it will realize at 1 Jully 2014.

my first word is Bismillah,...
dengan amat berat hati aq harus meninggalkan pekerjaan yang sudah menjadi bagian dari hidupku, sejak 13 tahun yang lalu, pekerjaan yang aq cintai... terkadang juga aq benci dan aq galau'i... (edisi lebay)

dengan berat hati aq ikhlaskan penghasilanku X rupiah, yang sangat 'lumayan' bagi aq. apalagi dijaman serba susah begini,..
tapi aq sudah memilih meninggalkannya demi keluarga, hmmm...actually for my self.

awalnya sie dari kegalauan seorang emak yang punya anak 2,... dari hamil dah punya nadzar kalo lahir anaknya cewe, dia mau resign. dan akhirnya Allah kabulkan anaknya cewe.
saat itu masih bertahan atas nama kebutuhan hidup yang semakin mahal makanya terus bertahan untuk bekerja.
dalam perjalanan tahun ke 2,.. c anak sakit-sakitan, maret 2013 tuh anak bontot dirawat di RS. Hermina karena ada dahak yang masuk sampe paru-paru,... dilema kembali mulailah goyah hati sang emak,... apakah mesti keluar kerja saat itu juga???
rasa bersalah,.. inget sama nadzar campur aduk jadi satu,.. tapi begitu sembuh lupa sama dilema,.. asyik lagi bekerja.

Februari 2014 masuk lagi tuh anak ke RS yang sama gara-gara tyfus... aneh banget anak kecil gtu kena penyakit yang umumnya diderita orang dewasa... dilema lagi,.. rasa bersalah lagi ditambah lagi selama ni anak sakit yang ngasuhnya pun ikutan sakit, alhasil selama ni anak di rs,.. tuh pengasuh istirahat juga dirumahnya, aq jadi curiga ni penyakitnya sama,... heu

2 minggu keluar dari RS, ni anak kena yang namanya flu singapura... padahal tuh anak belom juga tau yang namanya singapura,.. dah kena flunya... hiksss

Banyak hal yang memang menempa kedewasaan aq sebagai seorang ibu dalam 2 tahun terakhir ini,
khususnya dengan kondisi pengasuh yang sering tidak masuk dengan berbagai alasan.
sampai akhirnya ada keputusan, STOP tidak boleh tergantung pada pengasuh.

dan terbukti saat ini si pengasuh udah hampir sebulan tidak masuk karena alasan anaknya sakit.

akhirnya dengan berat hati,,, aq memutuskan, melepas semua rutinitas ku demi anak-anak yang telah dititipkan Tuhan kepadaku. dan ya,, secara otomatis aq insya Allah akan secepatnya bisa memenuhi hutang nadzar aq pada Tuhanku.

dan yak!! aq sudah mantap. Jumat, 23 Mei 2014,
aq menghadap atasanku. dengan berat hati dan mata yg berkaca-kaca aq utarakan semua apa yang aq ingin sampaikan.
nampak shock memang beliau, tapi bersyukur beliau bisa memahami apa yang menjadi pemikiranku. walaupun beliau sempat menawarkan padaku untuk memikirkan kembali apa yang telah aq putuskan.
tapi saat itu aq nyatakan aq memang sudah mantap. walaupun aq sendiri belum yakin apa aq siap.
aq hanya takut smakin aq menunda akan muncul terus rasa dilema-dilema yang berkepanjangan yang tak ada akhir.

akhirnya beliau meng'acc permintaanku, dan memutuskan aq boleh tidak aktif mulai 1 Juli 2014 ini.
aq lega,.. skaligustidak percaya. ternyata jalan Tuhan begitu mudah, mengantarku kepada apa yang telah lama aq impikan.

langsung aq bbm suamiku,... walaupun aq tau sebenarnya dia kurang setuju, tapi menyerahkan sepenuhnya keputusan kepadaku. maaf sayang aq hanya ingin menjalani hidup seperti seharusnya seorang ibu. maaf kau harus berjuang sendiri membiayai keluarga kita, tapi aq akan support terus ko, doa ku pasti selalu untuk keberhasilanmu.

keesokan harinya, aq bicara pada ibuku,
hal terberat sangat berat,.. karena dia tak pernah setuju aq keluar dari pekerjaanku,.. malah mendukungku dengan selalu menggantikan menjaga anak2 ketika pengasuh tidak masuk.
kata pertama yang keluar adalah,.. 'ah meni lebar' dengan tatapan mata yang sedikit kecewa...
saat itu aq lemaasss... aq tak bisa meneruskan harapan ibuku,...
maaaf mah,... doakan aq agar bisa tetepa memegang amanah kedua anakku,.. aq yakin rezeki pasti tetap ada walaupun aq tidak bekerja.'
doakan aku ya mah... aq sadar ridho Allah adalah ridho orang tua,.. semoga kau bisa ridho dengan keputusan aq.

ternyata memang ibuku masih belum menyerah,.. keesokan harinya dia bilang, daftar aja PNS Juni ini ada pembukaan... aq hanya bisa tersenyum,.. tanpa memberikan jawaban.
aq sadar,.. bahwa ibuku sangat mengkhawatirkan kehidupan kami, karena kami dulu orang susah, dia tak mau melihat anak cucunya susah. 
tak berselang lama, kami melihat tetangga kami dengan mobil barunya, yang kebetulan mobil dambaanku,.. hahaa...

aq hanya bisa mengelus dada... sambil bicara pada diri sendiri sabaarrr,... ini hanya dunia hanya sementara... syurga kelak akan lebih indah dari sekedar mobil itu... hikss....
aq punya kesempatan untuk mendapatkan itu tapi aq melepasnya...mulaaii deh pikiran-pikiran negatif menyeraang..... kabuuuurrrrr
aq langsung balik kanan, tarik nafas panjang dan berbisik lagi sabaaaar... jika Tuhanmu mengijinkan semua pasti didapat.
yakinlah dan fokus!!!!!!!!!!

satuhal yang terus aq tanamkan dalam hatiku.
apapun yang terjadi kelak,.. biarlah Allah yang mengatur jalan hidupku, yang terpenting saat ini aq hanya ini menikmati masa2 bersama anak-anak yang mungkin tidak dapat dimengerti oleh banyak orang,
disaat aq sedang menempati posisi puncak di pekerjaanku, aq malah memilih mundur, meninggalkan gaya hidup dan materi yang begitu menjanjikan.

entahlah,... apa yang aq pikirkan,.. Hanya Allah lagi-lagi yang mengerti.
aq hanya menjalani prtoses hidup yang digariskan oleh Penciptaku,... aq hanya berdoa semoga keputusanku baik untuk semua orang, baik yang setuju maupun yang kecewa.

untuk teman-temanku, i'm gonna miss u buddies,.. great team,.. great people,... great family. jangan ada tangisan air mata untuk melepasku,.... karena ini yang terbaik saat ini untuk kita, kita masih tetap keluarga dan teman kann....hiks hikss....
doakan aq agar selalu istiqomah dengan apa yang telah aq pilih.

Tuhan,... Ijinkan  aq beribadah dan menebus kesalahan-kesalahanku melalui jalan yang telah aq pilih.
bantu aq agar tetap tegar dan teguh pada pendirianku.
aq yakin, rezeki-Mu akan mengalir untuk keluarga kecil kami, juga untuk keluarga-keluarga yang juga mencari rezeki melalui pada keluarga kami.

Tuhan... Ridhoilah apa yang telah aq pilih,.. tunjukan pada mereka yang kecewa bahwa apa yang aq pilih baik untuk kami,. bahwa materi tak akan hilang meski aq hanya seorang ibu rumah tangga biasa.

Tuhan... bimbing aq,... semoga keluarga kecil kami senantiasa berjalan sesuai dengan Al-Qur'an dan As-sunah.

aamiin ya Robbal alamin.